Analisis Laporan Keuangan

04.02 Edit This 0 Comments »
Arti Pentingnya Laporan Keuangan

Laporan keuangan merupakan bagian terpenting suatu perusahaan dalam menjalankan aktivitas mulai dari produksi, pendistribusian dan lain sebagainya. Laporan keuangan yang digunakan dalam menghitung tingkat ekonomis, efektivitas, dan efisiensi dapat menjadi perbandingan dan mengukur prospek di masa mendatang.

Pengertian Laporan Keuangan dan Pengertian Dasar Analisis Laporan Keuangan

Pengertian Laporan Keuangan
Laporan Keuangan merupakan catatan suatu laporan keuangan suatu perusahaan pada periode akuntansi yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan terdiri dari :
  • Neraca
  • Laporan laba rugi
  • Laporan perubahan ekuitas
  • Laporan perubahan posisi keuangan yang dapat disajikan berupa laporan arus kas atau laporan arus dana
  • Catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan
Aktiva bagian yang berkaitan secara langsung dengan pengukuran posisi keuangan, kewajiban, dan ekuitas. Sedangkan beban bagian yang berkaitan dengan pengukuran kinerja dalam laporan laba rugi. Laporan keuangan biasanya mencerminkan berbagai bagian laporan laba rugi dan perubahan dalam berbagai bagian neraca.

Pengertian Dasar Analisis Laporan Keuangan
Analisis mengenai perusahaan yang menjadi target untuk mengetahui tingkat keuntungan dan dampak dalam menunjang berdirinya perusahaan. Arti penting laporan keuangan :
  1. untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam pelunasan hutang
  2. kinerja perusahaan dan pendapatan
  3. mengevaluasi kinerja perusahaan, kompensasi, pengembangan karir
  4. pajak
  5. penghasilan memadai, kualitas hidup, dan keamanan kerja
Syarat-syarat Laporan Keuangan

Dalam pembuatannya laporan keuangan harus memiliki kriteria yang sesuai dengan kebutuhan pelaporan. syarat-syarat laporan keuangan :
  1. informatif
  2. dapat dipercaya
  3. dapat di pertanggungjawabkan
  4. sesuai dengan kebutuhan
Keterbatasan Laporan Keuangan
  1. laporan keuangan yang dibuat secara periodik pada dasarnya hanya bersifat sementara
  2. laporan keuangan yang dibuat menunjukkan nilai yang pasti dan tepat, akan tetapi dalam penyusunannya mungkin terdapat kesalahan
  3. laporan keuangan tidak dapat merefleksi berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kondisi perusahaan
  4. adanya pengaruh daya beli uang dari hari kehari selalu berubah sesuai dengan kehidupan perekonomian sehari-hari
  5. laporan keuangan bersifat historis oleh karena itu laporan keuangan tidak dapat dianggap sebagai satu-satunya sumber informasi dalam proses pengambilan keputusan ekonomi
  6. laporan keuangan bersifat umum dan bukan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pihak-pihak tertentu.
Bentuk Laporan Keuangan

Seperti yang telah di sebutkan sebelumnya bentuk laporan keuangan ada beberapa macam seperti :
  1. neraca

  2. laporan laba rugi
Hubungan antar Laporan Keuangan

Laporan keuangan yang di buat harus mempunyai keterkaitan antara satu dengan yang lain. Karena jika salah satu laporan tidak relefan atau menyimpang, maka laporan lain pun akan mengalami hal yang sama. Untuk itu hubungan antara laporan yang satu dengan yang lain harus di sesuaikan.